This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 10 Januari 2011

Bahasa, antara komunikasi dan seni

"kau sejuk seperti titik embun membasahi daun jambu di pinggir kali yang bening"


kalo bukan ebiet yang bikin kalimat diatas mungkin orang awam jaman sekarang banyak yang mengejek "halah gombal banget bahasa lo". padahal dalam sastra permainan kata kata penting banget buat membawa pesan yang mau disampaikan sama si penulis.


Untuk sebagian orang, bahasa ga lebih hanya sebagai alat komunikasi saja. Padahal dalam bahasa itu terkandung nilai seni mempengaruhi orang lain. Caranya? Ya seperti yang udah disampaikan tadi, kita bisa mempengaruhi orang lain melalui pesan yang terdapat dalam gaya bahasa. Lingkup bahasa dan sastra juga sepertinya kurang diminati banyak kalangan muda sekarang. Contohnya waktu gw masih SMA ada 2 ekstrakurikuler bahasa, inggris sama jepang. Tapi peminatnya relatif sedikit dibanding yang lainnya. Apa mereka ga butuh bahasa? Yakin ga sama kemampuan bahasa kalian? Gw sendiri pun masih belum yakin sama kemampuan berbahasa indonesia sendiri, padahal hampir tiap hari menggunakannya. Apa kita cuma butuh bahasa indonesia saja? Tentunya enggak kan? 


Suatu saat, entah nanti di lingkungan kerja atau dimanapun pasti kita membutuhkan bahasa lain. Misalkan yang paling populer bahasa inggris. Banyak anak sekolah yang tidak suka dengan pelajaran bahasa inggris, mereka punya anggapan kalo bahasa inggris tuh susah. Ya gimana ga susah kalo ga mau belajar. Sebagian dari mereka memang banyak yang ikut kursus bahasa inggris, tapi coba pas ketemu orang asing trus diajak ngobrol, mereka masih kurang fasih atau terbata bata. Itu karena mereka kursus bahasa cuma teori tapi minim prakteknya. Cobalah untuk sekali kali ngobrol pake bahasa asing dengan teman kita untuk melengkapi kemampuan berbahasa kita.


Cukup buat bahasa asing, sekarang gw mau membahas seni berbahasa atau sastra. Banyak pembaca novel yang larut dalam alur cerita yang dibacanya, malah sebagian ada yang menangis kalau memang jalan cerita dibuat sedemikian sedih. Itu terjadi karena penulis memilih gaya bahasa yang dibuat sekreatif mungkin untuk mempengaruhi pembaca agar ikut terbawa dalam cerita didalam novel tersebut. Coba cermati tulisan berikut: 
"Pesawat twin otter itu terhuyung. Tubuh kecilnya bagai capung yang terbang diatas gundukan cadas kehijauan raksasa. Puncak-puncak pegunungan, benteng alam yang melindungi bumi papua dari keserakahan global, julang-menjulang hendak mencium moncong pesawat kecil itu. Nun dibawah sana, bermukim manusia yang masih berpikir bahwa mencintai dan mendiami bumi sudah cukup tanpa harus menguasainya."
Apa yang didapatkan dari kalimat kalimat diatas? Penulis cuma mau mendeskripsikan bahwa sebuah pesawat sedang terbang diatas pulau papua. Tapi disini terdapat seni, yaitu seni mempengaruhi orang lain. Kita diajak untuk membayangkan bagaimana keadaan saat itu bahwa pesawat itu terbang diatas hutan dan pegunungan. "Nun dibawah sana" Kita diajak aktif seolah olah ikut terbawa alur cerita bahwa pembaca sedang berada dalam pesawat itu. Ya begitulah kira kira cara penulis mempengaruhi pembacanya.


*Pelajarilah berbagai bahasa
*Jadikanlah bahasa sebagai seni
*Dengan seni berbahasa kita bisa memotivasi diri untuk jadi lebih baik

Senin, 03 Januari 2011

Flash backpaking #part 1

Apa sih flash backpacking? Menurut gue flash backpacking adalah perjalanan singkat, mendadak tanpa rencana sebelumnya, tanpa kenal sebelumnya daerah yang dituju, dengan biaya seminimal mungkin, dan perjalananini tentunya punya tujuan tersendiri, yaitu mencari atau mengunjungi tampat atau event yang berada di kota tujuan.

Langsung aja, first experience: explore semarang. Berawal dari acara jalan jalan gw sama temen temen sehabis pengumuman kelulusan UN. Waktu itu kami lagi ada di daerah kwitang, lagi ngobrol ngalor ngidul entah siapa duluan yang mulai tiba tiba ada celetukan “jalan nyok ke semarang”. Walaupun ada adu argumen serta penolakan dari beberapa pihak :hammer: akhirnya diputuskan kita berangkat  ke st. Senen beli tiket kereta fajar utama tujuan semarang tawang untuk pemberangkatan tanggal 8 mei. Dan ternyata yang benar benar berangkat Cuma 2 orang.

8 mei 2010, pagi itu gw sama temen (sebutlah namanya putra) berangkat dari stasiun senen. Ternyata kereta yang gw naekin sempet beehenti di stasiun bekasi. Kalo tau gini mah mending tadi berangkat dari bekasi. Okelah yang penting udah di kereta. Dijalan gw sempet bingung ntar turun mau kemana dulu. Akhirnya ada inisiatif temen gw hubungin sodaranya yang tinggal di semarang buat jemput kami.

Tiba di semarang tawang jam setengah 4 langsung disambut pamannya putra. Dan ternyata kita dibawa kerumahnya di daerah tlogosari. Kebetulanwaktu itu malam minggu ada acara di simpang lima. Habis magrib langsung berangkat ke dalam kota diantar pamannya putra keliling menikmati kota semarang di malam minggu. Pertama kami diajak makan ayam goreng (yang mitosnya) paling enak di semarang, tapi gw lupa deh waktu itu nama tempatnya apa. Oke setelah itu kami menuju simpang lima, ternyata ada konser. Kami ga berlama lama disitu langsung diajak keliling kawasan kota lama. Puas berkeliling kami istirahat sambil duduk duduk menikmati malam tepat didepan toko wingko babad kereta api di jalan cendrawasih. Setelah puas berkeliling, kami “numpang” menginap dirumah saudaranya teman gw itu.

Besoknya ternyata kami diajak ke jepara, disana kami berwisata dengan mengunjungi sentra kerajinan ukiran jepara, sebelumnya kami diajak mampir di pasar kalinyamatan untuk membeli makanan. Puas keliling jepara, kita akhirnya pulang ke semarang. Berhubung Cuma bawa uang 150 ribu akhirnya gw mutusin pulang hari itu jugadengan pertimbangan 100ribu buat ongkos kereta, berarti 50ribu sisanya bisa buat jalan kemana lagi?

Tiba di semarang akhirnya langsung menuju stasiun tawang beli tiket. Ternyata tiket dibayarin sama pamannya putra. kami dibeliin tiket kereta senja utama malam ini jam setengah 8 malam. Berarti masih utuh nih duit gw. Akhirnya habis itu kami diantar ke pandanaran untuk beli oleh oleh. Lumayan bisa ngabisin duit tiket buat beli wingko sama jenang sebanyak banyaknya. Habis dari pandanaran udah jam 7 malam langsung berangkat menuju stasiun. Sampai di tawang udah setengah 8 lewat, dan pas banget gw masuk kereta langsung jalan keretanya. Lumayan lah keliling semarang + jepara gratis. Cuma habis 150ribu, itupun buat oleh oleh dirumah(ujung ujungnya dimakan sendiri)

Tunggu perjalanan flash backpacking gw part 2

Indonesia - Malaysia, saudara serumpun

Aku heran dengan sebagian bangsa ini, selalu saja memiliki pandangan negatif terhadap saudara kita malaysia. Okelah kalian boleh memberi berbagai alasan bahwa malaysia telah mengklaim apa yang kita punya. Namun coba lihat apa yang sebenarnya terjadi.

Kasus pertama yang dijadikan alasan mengapa kita membenci malaysia yaitu klaim malaysia atas budaya indonesia, misalkan saja reog yang (katanya) diklaim sebagai milik malaysia. Sebelumnya coba kita lihat darimana asal sebagian penduduk malaysia. Ya ternyata banyak warga negara malaysia yang berasal dari suku jawa dan bugis, bahkan perdana menteri malaysia berdarah bugis yang aslinya terdapat di sulawesi selatan. Kemudian coba kita definisikan arti kata klaim. Sebenarnya klaim adalah mengakui dan mematenkan sesuatu bahwa itu miliknya sendiri. Kalau kita benar benar cermati malaysia tidak pernah meng klaim atau mematenkan sesuatu dari kita. Mereka yang memainkan reog ponoroga adalah keturunan jawa yang ingin melestarikan budaya nenek moyangnya yang berasal dari tanah jawa. Jadi apa kita masih berpikir mereka mencuri reog?

Bagaimana dengan batik? Jangan salah, batik tidak hanya ada di indonesia tetapi tersebar di beberapa wilayah asia tenggara bahkan negara di afrika ada yang memiliki batik sebagai khasanah budayanya. Kenapa kita masih marah ketika malaysia memiliki batik? Sebenarnya batik di tiap daerah memiliki motif dan corak yang berbeda. Namun salah satu lembaga internasional menyatakan batik terbaik adalah batik jawa yang berasal dari indonesia. Mengapa kita tersinggung dengan batik malaysia? Bukankah seharusnya kita yang berbangga hati bahwa batik kita diakui dunia?

Lain halnya dengan kasus ambalat ataupun sipadan dan legitan. Apa pulau pulau itu milik indonesia? Coba tanyakan pada mahkamah internasional PBB. Mereka menyatakan bahwa pulau pulau itu milik malaysia, bukan indonesia. Jadi sebenarnya siapa yang mencoba merebut pulau itu?
Banyak kasus tki yang disiksa majikannya di malaysia. Tahukah kamu berapa jumlah tki di malaysia? Presiden SBY mengatakan pada awal september 2010 jumlah tki di malaysia mencapai dua juta orang. Dari jumlah itu sebagian besarnya adalah ilegal atau tudak resmi. Saudaraku yang WN malaysia pernah mengatakan bahwa banyak diantara tki yang ilegal itu berbuat kriminal, mulai dari copet ataupun kasus penipuan. Jadi wajar saja banyak majikan mereka yang berlaku keras. Jika ada aksi maka terjadi reaksi, begitulah keadaan tki kita disana. Ironis!

Kita mungkin belum merasakan bagaimana hidup di perbatasan. Ada pamanku yang tinggal di nunukan, kalimantan timur. Dia bercerita bahwa orang orang di nunukan lebih memilih menjual hasil pekerjaan mereka ke tawau di malaysia dibandingkan ke tarakan atau bontang yang notabene adalah salahsatu kota terdekat yang berada di provinsi itu. Bahkan ada yang rela bepergian jauh ke sandakan di bagian sabah untuk pekerjaan mereka daripada di indonesia sendiri. Mereka menyatakan bahwa pekerjaan mereka masih kurang dihargai di negara sendiri dibandingkan negara tetangga. Wajarlah kalau mereka seperti itu. Namun jangan tanyakan nasionalis mereka. Justru orang orang di perbatasan lebih berjiwa nasionalis dibandingkan sebagian dari kita yang bukan tinggal disana

Masihkah kita membenci malaysia? Kita adalah negara yang serumpun, harusnya malu dengan negara lain jika kita terus saling membenci. Sudah seharusnya kita bersatu untuk maju. Memajukan rumpun melayu. Kita akan merasa bangga jika saudara kita meraih sukses, jadi marilah kita jaga persaudaraan rumpun melayu. Pasti kita tidak mau kan iri dengan kesuksesan tetangga? Jayalah melayu!